Chandni
09 Mei 2018•Update: 09 Mei 2018
Ivan Nganwa
KIGALI, Rwanda
Bencana longsor dan banjir menewaskan 18 orang di wilayah barat Rwanda, menyusul hujan terus menerus sejak Senin, kata pihak berwenang.
Lebih dari 100 orang meninggal sejak musim hujan deras mulai pada bulan Januari.
"Untuk mengatasi efek bencana, kementerian membantu warga yang terdampak dan keluarga yang anggotanya tewas dalam bencana," kata Menteri Pengungsi dan Penanggulangan Bencana Jeanne d’Arc Debonheur pada Selasa.
Sejak Januari, musim penghujan membawa banjir hebat dan longsor yang menghancurkan rumah-rumah warga, sekolah, serta jalanan dan jembatan-jembatan di Rwanda.
Dari Januari hingga akhir April, bencana banjir dan longsor menewaskan 116 orang dan melukai 207 lainnya, menurut Kementerian Pengungsi dan Penanggulangan Bencana.
Fenomena alam itu juga merusak 120 rumah, 23 jalanan, tujuh gereja, dan menewaskan 705 ternak, serta menggenangi 4.560 hektar pertanian.
Kawasan yang paling dirugakan adalah distrik Nyaruguru dan Kamonyi di selatan, Rulindo di utara, distrik Ngororero di barat dan Gasabo.