Muhammad Abdullah Azzam
16 Maret 2018•Update: 16 Maret 2018
Hacer Başer
YERUSALEM
Sembilan orang terluka akibat tertembak peluru plastik saat tentara Israel berusaha membubarkan masa yang memprotes keputusan Amerika Serikat (AS) di Yerusalem Timur yang diduduki, Jumat.
Menurut sebuah pernyataan tertulis dari Bulan Sabit Merah Palestina, sembilan warga Palestina terluka akibat tertembak peluru plastik saat tentara Israel berusaha membubarkan aksi demonstrasi di daerah Eizariya, dua orang di antaranya mengalami luka memar parah di tubuhnya.
Pernyataan tersebut melaporkan juga sebanyak 27 warga Palestina terkena dampak bom gas yang dilemparkan oleh tentara Israel.
Tiga bulan pasca keputusan sepihak AS, warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza menggelar aksi protes setiap Jumat, yang seringkali berbuntut bentrok dengan pasukan Israel.
Menurut laporan media baru-baru ini, administrasi AS berencana untuk memindahkan kedutaan besar Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada pertengahan Mei.
Pasukan Israel sering menggunakan peluru timah dan karet serta gas air mata untuk membubarkan demonstran Palestina.