Muhammad Abdullah Azzam
26 Februari 2019•Update: 26 Februari 2019
Eşref Musa, Burak Karacaoğlu
IDLIB
Setidaknya tujuh sipil tewas dan 10 lainnya menderita luka-luka akibat serangan-serangan pasukan rezim Bashar al-Assad dan sekutunya kelompok teroris dukungan Iran di Suriah yang menargetkan permukiman warga sipil pada sore hari di zona de-eskalasi Idlib.
Rezim Assad dan kelompok-kelompok teroris asing dukungan Iran menghantam dengan serangan artileri ke daerah Khan Sheikhun dan Serakib di Idlib dan daerah Lataminah dan Kafr Zita di provinsi Hama.
Menurut direktur White Helmets di Idlib Mustafa Haj Yousuf, serangan roket yang menghantam wilayah tersebut sejak pagi hari masih terus berlanjut hingga sore hari.
Tiga warga sipil tewas akibat serangan rezim Assad pada siang hari. Dengan begitu, total sebanyak 10 warga sipil tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh pasukan rezim ke pemukiman sipil pada hari yang sama.
Setidaknya 92 warga sipil tewas dan lebih dari 283 warga sipil lainnya menderita luka-luka dalam serangan udara dan darat yang dilancarkan oleh pasukan rezim sejak awal tahun ini.
Pasukan rezim kerap melancarkan serangan ke Idlib meski Turki dan Rusia telah menandatangani perjanjian Sochi.
Sejalan dengan kesepakatan Sochi, kelompok oposisi menarik persenjataan berat mereka dari daerah tertentu di Idlib sejak 10 Oktober.
Suriah baru saja mulai keluar dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tidak terduga.
Sejak itu, puluhan ribu orang tewas dalam konflik sementara jutaan lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka.