Burak Karacaoğlu, Eşref Musa
03 Januari 2018•Update: 03 Januari 2018
Burak Karacaoğlu, Eşref Musa
IDLIB
Sedikitnya tujuh masyarakat sipil tewas akibat serangan udara di kampung Khan as Shubul, yang berada di wilayah de-eskalasi provinsi Idlib, Suriah, Selasa.
Kepala Pertahanan Sipil Idlib Mustafa Haj Yusuf mengatakan kepada Anadolu Agency, selain tujuh korban tewas, 15 warga sipil lain yang terluka dalam serangan udara yang dilakukan pada malam hari di desa Khan as Shubul itu sebagian besar wanita dan anak-anak.
"Kami beranggapan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh pesawat tempur Rusia," tambah dia.
Yusuf menjelaskan, korban tewas terbanyak dalam serangan tersebut adalah anak-anak, sedangkan korban luka-luka kini mendapatkan penaganan medis di berbagai klinik.
“Lima anak menjadi korban tewas dalam serangan udara tersebut,” kata dia.
Proses penyelamatan dan evakuasi hingga kini masih berlanjut, namun dikhawatirkan jumlah korban tewas kian bertambah.
Pada hari yang sama kemarin, pesawat tempur rezim dan Rusia juga menembakkan roket ke beberapa sasaran di Jisr al-Shughur yang melukai 24 warga sipil.
Idlib berada dalam wilayah de-eskalasi -- yang didukung oleh Turki, Rusia, dan Iran -- di mana tindakan agresi dilarang secara keras.
Suriah telah dilanda perang sipil sejak awal tahun 2011, ketika rezim Assad menyerang kelompok pro-demokrasi.
Menurut PBB, konflik berkepanjangan tersebut telah mengakibatkan ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta jiwa mengungsi.