Muhammad Abdullah Azzam
16 November 2017•Update: 16 November 2017
Adham Kako, Levent Tok
GOUTHA/ANKARA
Selama 24 jam, Goutha Timur menerima lebih dari 300 kali serangan dari tentara rezim Bashar al-Assad. Dari serangan tersebut sedikitnya 16 orang tewas, 8 orang di antaranya adalah warga sipil.
Menurut reporter Anadolu Agency yang berada di Damaskus, rezim Assad melakukan serangan terus menerus ke distrik Arbin, Hammuriya, Madyara, Misraba, Duma, Sakba, Kafr Batna, Merc ve Haresta di wilayah Goutha Timur sejak kemarin siang hingga Rabu.
Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Pusat Media Goutha yang didirikan oleh wartawan lokal, rezim Assad telah melakukan 50 kali serangan udara dan 250 serangan meriam selama dalam kurung waktu 24 jam.
Pusat Media tersebut menyampaikan bahwa serangan masih terus berlanjut, akibatnya lebih dari 100 orang terluka.
Goutha Timur merupakan wilayah deeskalasi yang disepakati Turki, Rusia, dan Iran dalam perundingan Astana. Gencatan senjata dimulai pada 22 Juli, namun rezim Assad selalu melanggar kesepakatan.
Serangan rezim yang semakin bertambah membuat banyak bangunan yang ada di daerah tersebut hancur.