Shukri Hussein
27 Januari 2022•Update: 28 Januari 2022
SANAA, Yaman
Lima warga sipil Yaman tewas dan lebih dari 20 lainnya luka-luka Rabu dalam serangan roket di provinsi Marib di Yaman tengah oleh kelompok pemberontak Houthi, ujar sebuah sumber kepada Anadolu Agency.
"Lima warga sipil, termasuk seorang wanita, tewas ketika sebuah rudal balistik ditembakkan oleh Houthi di wilayah perumahan bandara di Marib," kata sumber tersebut di kantor gubernur provinsi Marib.
Sumber, yang tidak mau disebut namanya itu, menambahkan penembakan Houthi mengakibatkan 23 orang terluka, termasuk beberapa dalam kondisi kritis.
Kelompok Houthi belum mengomentari laporan tersebut.
Dalam beberapa bulan terakhir, kelompok pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran telah meningkatkan serangan untuk menguasai Provinsi Marib yang kaya minyak, salah satu benteng paling penting dari pemerintah yang sah dan rumah bagi markas besar Kementerian Pertahanan Yaman.
Untuk diketahui, Yaman telah dilanda kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran merebut sebagian besar negara itu, termasuk ibu kota Sanaa.
Koalisi yang dipimpin Arab Saudi yang bertujuan untuk mengembalikan pemerintah Yaman telah memperburuk situasi, menyebabkan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Sekitar 80 persen atau sekitar 30 juta jiwa populasu negara itu membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan, sementara lebih dari 13 juta jiwa dalam bahaya. kelaparan, menurut perkiraan PBB.
Semnatar, sebuah laporan PBB baru-baru ini memproyeksikan pada akhir tahun jumlah korban tewas dari konflik Yaman selama tujuh tahun akan mencapai 377.000.
*Ditulis oleh Ahmed Asmar di Ankara