03 Oktober 2017•Update: 03 Oktober 2017
Zeynep Hilal Karyagdi
ADEN
Bulan Sabit Merah Turki (Kizilay) menyalurkan satu ton tepung bagi warga membutuhkan di Aden, salah satu kota di Yaman yang dilanda perang.
Sebanyak 40.000 keluarga akan mendapatkan bantuan di kota pesisir distrik Hur Mekser dan tempat lainnya, ujar koordinator bantuan Kizilay Sadik Aydin kepada Anadolu Agency.
“Bantuan ini merupakan bagian dari 10.000 ton bantuan yang mencapai pelabuhan Aden” dari Turkey, kata dia.
Saat ini, krisis kemanusiaan di Yaman adalah yang terbesar di dunia, di mana hampir 70 persen populasinya membutuhkan bantuan kemanusiaan, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Menurut Wakil Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Kate Gilmore, 7,3 juta orang telah berada di ambang kelaparan pada bulan September.
Yaman dilanda perang saudara sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah negara, sehingga memaksa pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melarikan diri ke Arab Saudi.
Pada 2015, Arab Saudi dan sekutunya melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk menggulingkan pertahanan Houthi.
Menurut pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 10.000 orang tewas dalam perang tersebut, sementara lebih dari 11 persen penduduk mengungsi sebagai akibat langsung dari konflik tersebut.
Turki telah menyalurkan bantuan dan proyek infrastruktur lebih dari dua tahun untuk Yaman melalui kerjasama Badan Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA), Palang Merah, Direktorat Urusan Agama, dan Yayasan Bantuan Kemanusiaan (IHH).