Trump tak tutup kemungkinan kirim pasukan darat ke Iran jika gagal capai kesepakatan
Gedung Putih menyatakan pasukan darat bukan bagian dari rencana yang sedang berjalan, tetapi menekankan bahwa Trump tetap menjaga semua opsi tetap terbuka
Yasin Gungor
05 April 2026•Update: 05 April 2026
ISTANBUL
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan pada Minggu bahwa ia tidak menganggap pengiriman pasukan darat ke Iran sebagai sesuatu yang diperlukan saat ini, namun ia menolak untuk menutup kemungkinan tersebut sepenuhnya.
"Saya tidak berpikir itu perlu, tetapi saya tidak menutup kemungkinan apa pun," kata Trump kepada ABC News.
Dalam wawancara terpisah dengan The Hill, Trump kembali menegaskan bahwa opsi pengiriman pasukan darat tetap terbuka jika Iran gagal mencapai kesepakatan dengan Washington.
Pernyataan ini sejalan dengan sikap yang selama ini dipertahankan Trump. Sebelumnya, ia pernah menyatakan kepada New York Post bahwa dirinya tidak ragu soal kemungkinan mengirim pasukan ke lapangan. Gedung Putih kemudian mengklarifikasi bahwa pasukan darat bukan bagian dari rencana saat ini, namun menekankan bahwa Trump tetap menjaga semua opsi di atas meja.
Serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari dan dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei. Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menyasar Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi pangkalan militer AS.