Maria Elisa Hospita
26 November 2019•Update: 27 November 2019
Felix Tih
ANKARA
Sedikitnya 13 tentara Prancis terbunuh ketika dua helikopter bertabrakan di Mali Utara pada Senin.
Lewat sebuah pernyataan, Presiden Emmanuel Macron mengenang sekaligus mengucapkan terima kasih atas jasa para prajurit.
"Para prajurit gugur dalam operasi militer Prancis untuk memerangi terorisme di Sahel," ujar presiden.
Tentara-tentara itu adalah anggota dari misi anti-teror Prancis di Afrika Barat.
Sejak Agustus 2014, Operasi Barkhane Prancis telah mengerahkan sekitar 4.500 tentara ke lima negara di Afrika Barat, yaitu Burkina Faso, Mali, Mauritania, Niger, dan Chad.
Mereka juga membantu memerangi kelompok-kelompok militan di wilayah Sahel, terutama di Mali.