Maria Elisa Hospita
05 Januari 2018•Update: 07 Januari 2018
Hajer M'tiri, Handan Kazanci
PARIS
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis mengatakan kunjungannya ke Prancis akan meningkatkan hubungan bilateral.
Dalam wawancaranya dengan media Prancis LCI jelang kunjungannya ke Paris, Erdogan mengatakan bahwa Turki dan Prancis akan "mengambil langkah-langkah penting", khususnya untuk bidang ekonomi dan politik.
"Prancis dan Turki akan mengambil banyak langkah penting secara politis, strategis, dan ekonomis," ujar Erdogan.
Erdogan yang dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis di Paris hari ini mengatakan, hubungannya dengan Macron diawali dengan baik.
"Saya akan melakukan kunjungan Eropa pertama saya [sejak awal tahun 2018] dengan menemui rekan saya Emmanuel Macron," kata Erdogan.
Kedua pemimpin negara tersebut telah bertemu di KTT internasional, namun pertemuan pada Jumat akan menandai kunjungan resmi pertama Erdogan ke Paris sejak pemilihan presiden Prancis.
Erdogan juga menekankan bahwa ia menjalin hubungan baik dengan para mantan presiden Prancis, termasuk Jacques Chirac dan Nicolas Sarkozy.
"Saat ini dengan Presiden Macron, kami memasuki era baru, kami punya awal yang baik dengan Presiden Macron, terutama dalam hal regional dan bilateral," kata Erdogan.
"Langkah-langkah yang kami ambil dengan Presiden Macron semuanya berada di arah yang benar dan saya menaruh banyak harapan pada Presiden Macron, terutama karena kami memiliki kerjasama trilateral antara Turki, Prancis, dan Italia di bidang industri pertahanan," tambah dia.