Maria Elisa Hospita
14 November 2017•Update: 14 November 2017
ANKARA
Presiden Recep Tayyip Erdogan hari ini menyampaikan bela sungkawa bagi para korban gempa yang mengguncang perbatasan Irak dan Iran.
"Saya berharap pemulihan secepatnya bagi warga Irak dan Irak yang menjadi korban akibat gempa di utara Irak kemarin malam. Saya turut bela sungkawa sedalam-dalamnya," kata Erdogan sebelum ia bertolak ke Sochi, Rusia, untuk menemui Presiden Rusia Vladimir Putin.
Erdogan mengatakan, badan bantuan Turki, termasuk Presidensi Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) dan Bulan Sabit Merah turut mengupayakan pencarian dan penyelamatan di wilayah terdampak.
"Hingga saat ini, 50 truk konvoi bantuan yang berkoordinasi dengan AFAD dan Bulan Sabit Merah telah memasuki Irak melalui perbatasan Habur," ujar Presiden.
Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat, gempa berkekuatan 7,3 SR mengguncang sekitar 32 kilometer barat daya Halabja, Irak, pada pukul 9.15 malam waktu setempat (1815GMT).
Kantor Berita Iran, Fars, melaporkan, setidaknya 372 tewas dan sekitar 6.000 lainnya luka-luka. Jumlah korban jiwa terbanyak tercatat di Kermanshah.
Kementerian Dalam Negeri Iran mengatakan, di utara Irak, tujuh tewas dan 321 terluka.