World Ethnosport Union buka forum di Antalya, serukan perdamaian lewat olahraga tradisional
Forum Ethnosport ke-8 di Antalya mengumpulkan lebih dari 100 pejabat tinggi dari 29 negara untuk membahas keberlanjutan olahraga tradisional dan persiapan menuju Ethnosports 2027
ANTALYA
Forum Ethnosport ke-8 resmi dibuka di kota Antalya, Turkiye, pada Sabtu, menandai dimulainya perjalanan menuju Ethnosports 2027, sebuah ajang olahraga global berskala besar yang dirancang untuk mempertemukan para atlet olahraga tradisional dari seluruh penjuru dunia dalam satu platform kompetisi tunggal.
Forum yang diselenggarakan oleh World Ethnosport Union ini bertujuan membentuk masa depan olahraga tradisional sekaligus melestarikan warisan budaya. Ketua World Ethnosport Union, Necmeddin Bilal Erdogan, menyampaikan sambutan pembuka dalam acara tersebut.
"Kita kini memasuki era baru di mana olahraga tradisional semakin terlembagakan, standarnya mulai ditetapkan, kapasitas organisasinya terus menguat, dan pengakuan di tingkat internasional terus meluas," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Forum Ethnosport telah berkembang dari sekadar wadah gagasan menjadi ruang konsultasi dan tata kelola global. "Kita telah mencapai ambang kritis yang menuntut kita untuk melampaui sekadar membahas niat dan berfokus pada menghasilkan capaian nyata. Inilah makna sejati pertemuan kita hari ini," katanya.
Necmeddin menyebut Ethnosports 2027 sebagai hasil paling konkret, ambisius, dan komprehensif dari forum-forum yang telah digelar selama ini. Menurutnya, visi tersebut bertujuan menciptakan platform global tempat olahraga dan permainan tradisional dari seluruh dunia bersatu di bawah satu atap, dengan aturan terstruktur, sistem kompetisi, dan kerangka kelembagaan yang akan menjadi acuan internasional.
"Inisiatif ini menandai dimulainya era baru bagi olahraga tradisional. Setiap disiplin tidak lagi terkurung dalam geografi lokalnya, melainkan akan mendapat pengakuan global sebagai cabang yang dipraktikkan, diikuti, diperlombakan, dan dihormati di seluruh dunia," ujarnya.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa Ethnosports 2027 akan menjadi simbol kebangkitan olahraga tradisional, sekaligus tonggak yang mempercepat gerakan ini, mempererat jembatan antarbudaya, serta mendorong perdamaian dan solidaritas di tingkat global.
"Sesungguhnya, kita tengah mencari cara untuk hidup berdampingan secara harmonis. Kita tahu bahwa rasa hormat sejati dan perdamaian yang langgeng hanya bisa diraih melalui solidaritas. Tradisi kita memanggil kita menuju kasih sayang dan persatuan," tambahnya.
Situasi di Gaza dan Iran
Necmeddin turut menyoroti memburuknya situasi di Gaza dan Iran.
"Hari ini, kita menyaksikan kenyataan yang menyayat hati: di Gaza, anak-anak yang rumahnya hancur akibat bom terpaksa menjadikan ritual pemakaman sebagai permainan. Namun ini bukanlah sebuah permainan," ujarnya.
Ia juga menyatakan tidak bisa menerima dunia di mana anak-anak di Iran, yang sedang menunggu bel sekolah berbunyi untuk bermain, justru harus mendengar suara rudal.
"Saat kita menetapkan tujuan-tujuan penuh harapan untuk masa depan, kita harus melakukannya di bawah naungan dialog, bukan konflik. Ini adalah tanggung jawab yang bisa kita penuhi bersama. Misi World Ethnosport Union adalah menciptakan platform di mana setiap bahasa dan setiap budaya menemukan tempatnya. Dan mulai saat ini, bahasa bersama kita haruslah perdamaian," tegasnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga Turkiye, Osman Askin Bak, juga menyebut tragedi kemanusiaan di Gaza dan perang antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel telah merusak kepercayaan masyarakat yang berperikemanusiaan terhadap perdamaian dunia. Ia menegaskan bahwa Turkiye, di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan, terus mengemban tanggung jawab di semua bidang, termasuk olahraga dan budaya, demi terwujudnya perdamaian, stabilitas, dan keadilan di kawasan maupun di dunia.
Bak menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya keras mencapai gencatan senjata, memulihkan ketenangan dan stabilitas, serta membangun rekonsiliasi pascaperang yang berkelanjutan.

Ethnosports 2027
Bak menyebut Ethnosports 2027 sebagai salah satu agenda utama forum tahun ini. "Acara ini, di mana para atlet dari seluruh dunia akan bertemu dalam satu platform dengan semangat persaudaraan dan kompetisi yang jujur, merupakan kesempatan bersejarah bagi ethnosports," katanya.
Ia menambahkan bahwa forum di Antalya akan memperkaya proses persiapan dan model pengelolaan berkelanjutan Ethnosports 2027 melalui saran-saran yang kuat. "Kami akan mengevaluasi setiap detail, mulai dari membangun lingkungan kompetisi yang adil hingga strategi komunikasi dan pemasaran global yang efektif, bersama para ahli," ujarnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga Azerbaijan, Farid Gayibov, turut menyampaikan dukungannya terhadap masa depan olahraga tradisional. "Turkiye telah menjadi pusat olahraga dunia," katanya.
Forum yang dijadwalkan berlangsung hingga Minggu siang ini menghadirkan lebih dari 100 pejabat negara tingkat tinggi, termasuk lebih dari 15 menteri olahraga dan budaya, bersama delegasi internasional, perwakilan federasi anggota World Ethnosport Union, akademisi, dan atlet olahraga tradisional dari 29 negara.
Forum ini berfokus pada keberlanjutan ethnosports dan penguatan kerja sama internasional, dengan mengedepankan nilai-nilai tradisi, solidaritas, penghormatan, dan perdamaian. Para akademisi, perwakilan federasi, dan peneliti turut berpartisipasi dalam diskusi panel mengenai kerja sama internasional, keberlanjutan finansial, dan strategi media.
Salah satu topik utama adalah Ethnosports 2027, dengan para pakar yang akan menilai visi, struktur organisasi, strategi partisipasi internasional, model sponsor, dan perencanaan media acara tersebut.
Forum ini diikuti perwakilan dari 50 anggota institusional di 29 negara yang berafiliasi dengan World Ethnosport Union, bersama pejabat pemerintah, perwakilan federasi, akademisi, dan peneliti.
Penyelenggara menyatakan bahwa sesi dan diskusi forum ini akan membantu membentuk masa depan olahraga tradisional dan menjadi titik awal bagi persiapan Ethnosports 2027.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
