YERUSALEM MASALAH UTAMA BAGI UMAT MUSLIM

Massa gelar demonstrasi di Kedubes Amerika Serikat terkait Palestina

Massa yang mengatasnamakan Jerit Palestina ini menuntut pemerintah Indonesia menunjukkan konsistensi dukungan terhadap kemerdekaan Palestina

Adelline Tri Putri Marcelline   | 07.05.2021
Massa gelar demonstrasi di Kedubes Amerika Serikat terkait Palestina Kelompok masyarakat sipil menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), pada Jumat 7 Mei, 2021. ( Adeline Tri Marceline - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Kelompok masyarakat sipil menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), pada Jumat.

Massa yang mengatasnamakan Jerit Palestina ini menuntut agar AS menarik bantuan kepada Israel dalam penjajahan Palestina.

“Dunia internasional sendiri telah mulai mendesak berakhirnya pemukiman ilegal Israel di tanah Palestina,” kata Ahmad, koordinator aksi, kepada Anadolu Agency.

Selain itu mereka juga menuntut agar pemerintah Indonesia menunjukkan konsistensi dukungan terhadap kemerdekaan Palestina secara konkret melalui pembatasan berbagai hubungan perdagangan dengan Israel.

Massa ini juga menuntut pemerintah Indonesia mendukung berbagai upaya pengusutan potensi kejahatan perang dan pelanggaran HAM yang dilakukan Israel terhadap Palestina.

“Indonesia seolah-olah bersikap setengah hati dalam mendukung kemerdekaan Palestina,” tegas Ahmad.

Sebelumnya, Turki dan Eropa pada Kamis mengecam pendudukan Israel di Palestina.

Juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa di Turki Omer Celik menyuarakan dukungan internasional untuk warga Palestina yang menghadapi kekerasan.​​​​​​​

Celik mengutuk keras Israel yang kembali mengusir warga Palestina dari rumah-rumahnya dan Israel juga mempercepat pendudukan selama bulan suci Ramadan.

"Kami mendukung saudara Palestina kami melawan pemerasan, pendudukan dan penganiayaan," kata dia di Twitter, mencatat bahwa setelah memeras warga Palestina, Israel secara paksa mengusir mereka dari rumah.

Wilayah Palestina, termasuk Tepi Barat dan Yerusalem Timur, telah diduduki Israel sejak 1967.

Seperti Turki, dan sebagian besar komunitas internasional, dan Uni Eropa tidak mengakui kedaulatan Israel atas wilayah tersebut.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın