Turki

Turki: Tekad perangi semua terorisme harus jadi bagian konsep baru NATO

Swedia, Finlandia harus mengakhiri dukungan mereka terhadap terorisme jika mereka ingin bergabung dengan NATO, kata Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu

Faruk Zorlu dan Burak Bir   | 27.05.2022
Turki: Tekad perangi semua terorisme harus jadi bagian konsep baru NATO Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu. (Foto file - Anadolu Agency)

ANKARA

Konsep strategis baru NATO harus mencakup tekad untuk memerangi segala bentuk terorisme, kata menteri luar negeri Turki pada Jumat.

Dalam konferensi pers bersama dengan menteri luar negeri Rumania dan Polandia setelah pertemuan trilateral, Mevlut Cavusoglu mengatakan  Swedia dan Finlandia harus mengakhiri dukungan terhadap terorisme jika ingin bergabung dengan NATO.

Cavusolgu mengatakan bahwa sikap Turki pada tawaran NATO kedua negara adalah “jelas dan tegas.”

“Saya berharap Finlandia dan Swedia memahami pesan kami,” tambahnya.

Swedia dan Finlandia secara resmi mendaftar untuk bergabung dengan NATO pekan lalu, sebuah keputusan yang didorong oleh perang Rusia di Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari.

Tetapi Turki, anggota lama NATO, telah menyuarakan keberatan atas tawaran keanggotaan mereka, mengkritik negara-negara tersebut karena menoleransi dan bahkan mendukung kelompok teroris.

Ankara pada Rabu menjadi tuan rumah konsultasi dengan delegasi Swedia dan Finlandia mengenai aplikasi NATO.

Menurut juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin, Turki menyampaikan tawaran NATO Swedia dan Finlandia tidak dapat berkembang kecuali masalah keamanan Turki ditangani melalui langkah-langkah konkret, dan dalam jangka waktu tertentu.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın