Turkiye lanjutkan ekspedisi sains di Antarktika
Ekspedisi ini melibatkan 17 ilmuwan dan melanjutkan riset perubahan iklim di Antarktika
ISTANBUL
Turkiye resmi memulai Ekspedisi Ilmiah Nasional Antarktika ke-10, yang akan melanjutkan berbagai riset sebelumnya dengan fokus pada perubahan iklim dan penguatan kehadiran ilmiah negara itu di kawasan kutub selatan.
Rombongan ekspedisi diberangkatkan dari Bandara Istanbul dalam sebuah upacara pelepasan yang digelar di bawah naungan Kepresidenan Turkiye, dengan koordinasi Kementerian Perindustrian dan Teknologi serta Institut Penelitian Kutub TÜBİTAK MAM.
Menteri Perindustrian dan Teknologi Turkiye Mehmet Fatih Kacır mengatakan sejak 2017, para ilmuwan Turkiye secara konsisten melaksanakan ekspedisi sains ke wilayah kutub. Hingga kini, Turkiye telah menyelenggarakan sembilan ekspedisi ke Antarktika dan lima ekspedisi ke Arktik.
Menurut Kacır, lebih dari 200 ilmuwan Turkiye telah terlibat dalam ekspedisi tersebut dan berpartisipasi dalam lebih dari 150 proyek penelitian ilmiah, serta menjamu lebih dari 30 peneliti asing dalam misi ilmiah Turkiye.
Ia menyebut ekspedisi ke-10 ini akan melibatkan 17 ilmuwan, satu peneliti tamu dari luar negeri, serta tim pendukung yang akan melakukan penelitian selama beberapa pekan di Antarktika, terutama terkait perubahan iklim. Sejumlah penelitian juga merupakan kelanjutan dari proyek-proyek yang telah dimulai pada tahun-tahun sebelumnya.
Kacır menegaskan target jangka panjang Turkiye adalah memperoleh status negara penasihat dalam Sistem Perjanjian Antarktika serta mendirikan Institut Penelitian Ilmiah Turkiye yang permanen di Antarktika. Penelitian yang akan dilakukan di Kamp Penelitian Ilmiah Turkiye di Antarktika diharapkan memberikan kontribusi penting bagi tujuan tersebut.
Ia juga menekankan bahwa kawasan kutub selatan dan utara kini menjadi isu utama dalam agenda internasional, sehingga peningkatan kapasitas ilmiah Turkiye di wilayah tersebut akan mendukung visi industri dan teknologi nasional serta strategi Turkiye 2030.
Selain ilmuwan, perwira Angkatan Laut Turkiye turut mendampingi ekspedisi. Kacır mengatakan pemetaan lanjutan dasar laut di sekitar Pulau Horseshoe akan dilakukan, melanjutkan pekerjaan yang telah dimulai pada ekspedisi sebelumnya. Data meteorologi dari stasiun pengukuran Turkiye di Antarktika juga akan terus diperbarui.
Dalam ekspedisi kali ini, tiga siswa sekolah menengah pemenang Kompetisi Proyek Penelitian Kutub TEKNOFEST turut bergabung. Kacır menilai partisipasi generasi muda mencerminkan visi masa depan Turkiye dalam pengembangan sains dan teknologi.
Sementara itu, Koordinator Ekspedisi Ilmiah Nasional Antarktika ke-10 Prof. Burcu Özsoy mengatakan seluruh tim telah siap menjalankan misi penelitian. Rombongan akan menempuh perjalanan dari Istanbul menuju Sao Paulo dan kemudian Santiago sebelum melanjutkan ke Antarktika.
Özsoy menekankan Antarktika menyimpan rekam jejak iklim bumi selama jutaan tahun, sehingga penelitian di kawasan tersebut memungkinkan ilmuwan memahami masa lalu, menganalisis kondisi saat ini, dan memproyeksikan perubahan di masa depan.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
