Hayati Nupus
12 Maret 2020•Update: 14 Maret 2020
JAKARTA
Kementerian Perdagangan Thailand mengajukan komplain kepada Lazada, platform e-commerce yang didukung Alibaba, atas penjualan masker medis dengan harga yang terlalu tinggi.
Menteri Perdagangan Thailand Jurin Laksanavisit mengatakan sejak bulan lalu, negara itu mengklasifikasikan masker medis dan hand sanitizer sebagai barang dalam pengawasan, demi distribusi dan batas harga yang lebih baik di tengah wabah Covid-19.
“Kementerian Perdagangan akan mengambil tindakan hukum terhadap Lazada dalam tiga kasus [toko online],” ujar Jurin, pada Rabu, kutip Channel News Asia.
Tiga toko online itu, kata Jurin, menjual masker seharga 22 hingga 26 baht, jauh lebih tinggi ketimbang harga eceran tertinggi yang ditetapkan sebesar 2,5 baht.
Pemilik toko online itu, lanjut Jurin, dapat terancam pidana penjara tujuh tahun dan denda hingga 140.000 baht atau USD4.460,02.
Tak hanya penjual, imbuh Jurin, Lazada sebagai perantara, juga terancam pidana UU yang sama.
Kementerian telah melaporkan toko pertama itu ke polisi.
Sementara laporan kasus dua toko lainnya akan menyusul.