Selcuk Bugra Gokalp
17 Januari 2023•Update: 19 Januari 2023
ANKARA
Bendera Rusia dan Belarus dilarang ditampilkan pada turnamen major Grand Slam Australian Open 2023, kata badan tenis Australia pada Selasa.
Pelarangan bendera Rusia dan Belarus di Australian Open diberlakukan setelah duta besar Ukraina menuntut tindakan ketika salah satu bendera negara tersebut terlihat di antara kerumunan.
"Kebijakan awal kami adalah penggemar dapat membawa (bendera) tetapi tidak dapat menggunakannya untuk menyebabkan kerusuhan," kata Tennis Australia.
"Kemarin kami mengalami insiden di mana bendera ditempatkan di pinggir lapangan. Kami akan terus bekerja dengan para pemain dan penggemar kami untuk memastikan bahwa ini adalah lingkungan terbaik untuk menikmati tenis," kata mereka.
Bendera Rusia terlihat di pertandingan Kateryna Baindl-Kamilla Rakhimova dan Daniil Medvedev-Marcos Giron pada hari pertama, yang memicu larangan untuk diterapkan.
Pada 24 Februari 2022, Rusia melancarkan perang terhadap Ukraina, yang disambut dengan kemarahan oleh masyarakat internasional, yang mana Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), dan Inggris, memberlakukan sanksi keras terhadap Moskow.
Klub dan tim olahraga Rusia juga telah dilarang mengikuti turnamen dan kompetisi internasional sejak awal perang.
Uni Eropa (UE) akan memberlakukan sanksi baru terhadap Belarus karena mendukung Rusia dalam perang melawan Ukraina, menurut Komisi Eropa.
Australian Open edisi ke-111, yang dimulai pada Senin, akan berlanjut hingga 29 Januari nanti.