Erric Permana
13 Oktober 2020•Update: 13 Oktober 2020
JAKARTA
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memastikan Indonesia tetap netral dan tidak terlibat dengan aliansi negara manapun.
Menteri Prabowo mengatakan meski dirinya melakukan kunjungan ke sejumlah negara untuk membahas kerja sama pertahanan, namun dia pastikan tidak terlibat dengan aliansi negara-negara yang sedang bersaing.
"Kita mau bersahabat dengan semua negara," kata Prabowo dalam wawancara pada 10 Oktober 2020 yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan, Senin malam.
Meski netralnya Indonesia merupakan hal yang positif, namun dia menyatakan hal itu akan menjadi tantangan.
Tantangan tersebut yakni jika diancam perang oleh negara lain maka Indonesia tidak bisa mendapatkan perlindungan dari siapapun.
"Kita hanya bisa percaya pada kekuatan kita sendiri berdiri di atas kaki kita sendiri. Karena itu selalu argumen saya Indonesia harus jadi negara kuat dalam segi pertahanan," tambah dia.
Netralnya Indonesia kata dia juga dicerminkan dalam rencana kunjungan dirinya ke Amerika Serikat.
"Saya harus memenuhi undangan tersebut walau perjalanan jauh, Saya menghadap presiden saya lapor pak saya dapat undangan dari AS. Presiden katakan, ya harus berangkat. Ya siap," pungkas dia.