Nasional

Indonesia percepat pembangunan rumah baru korban bencana NTT

Menurut Presiden Jokowi pemerintah daerah nantinya akan merelokasi warga ke wilayah baru yang ditetapkan

Erric Permana   | 09.04.2021
Indonesia percepat pembangunan rumah baru korban bencana NTT Sejumlah warga membawa jenazah korban yang tewas akibat banjir bandang di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia pada 5 April 2021. ( Rayu Zanita - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah akan segera membangun rumah baru bagi warga yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini disampaikan Jokowi -- sapaan Joko Widodo -- saat meninjau lokasi terdampak bencana di Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, Jumat.

Menurut dia, pemerintah daerah nantinya akan merelokasi warga ke wilayah baru yang ditetapkan.

"Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) siap untuk membangun rumah secepat-cepatnya," jelas Jokowi.

Dalam kunjungannya ke lokasi pengungsian, Presiden Jokowi mengingatkan warga untuk tetap disiplin dan menegakkan protokol kesehatan.

"Semua pakai masker agar yang namanya Covid-19 tidak semakin menyebar di mana-mana, utamanya di Nusa Tenggara Timur," jelas dia.

Sebelumnya, Siklon tropis Seroja telah memicu bencana banjir, angin kencang, serta gelombang tinggi di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan siklon tropis ini merupakan peristiwa yang langka dan baru pertama kali terjadi di Indonesia.

Faktor yang mengakibatkan terbentuknya bibit siklon seroja salah satunya yakni suhu muka laut yang semakin hangat, mencapai lebih dari 26,5 derajat hingga 29 derajat celcius, di wilayah Samudera Hindia.

Menurut BMKG, hal ini merupakan bukti nyata bahwa perubahan iklim global terjadi.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın