Nasional

Indonesia tingkatkan kapasitas 110 rumah sakit TNI dan Kemhan untuk tangani Covid-19

Peningkatan kapasitas tersebut di antaranya berupa penambahan ICU hingga fasilitas pendukung lainnya

Erric Permana   | 06.05.2021
Indonesia tingkatkan kapasitas 110 rumah sakit TNI dan Kemhan untuk tangani Covid-19 Prajurit TNI AL antri diperiksa kesehatannya sebelum mendapat suntikan vaksin virus korona AstraZeneca di pangkalan komando armada AL di Surabaya, Jawa Timur, pada 26 Maret 2021. Program vaksin ini digelar serentak di sejumlah daerah di Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. ( Suryanto - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA 

Kementerian Pertahanan dan TNI menyatakan telah meningkatkan kemampuan serta kapasitas 110 rumah sakit untuk penanganan pasien Covid-19.

Direktur Kesehatan Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan) Laksamana Pertama TNI Arie Zakaria mengatakan peningkatan 110 rumah sakit milik Kementerian Pertahanan dan TNI berupa penambahan ICU hingga fasilitas pendukung lainnya.

Selain peningkatan fasilitas rumah sakit, Kementerian Pertahanan juga menerapkan sejumlah strategi, langkah dan peran dalam penanggulangan Covid-19 dengan memberi dukungan yang diputuskan oleh BNPB.

“Kemhan mendukung dengan meningkatkan kesiapan rumah sakit TNI yang ada di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, jelas dia dalam keterangan resminya pada Kamis.

Dia juga mengingatkan masyarakat pandemi hingga saat ini belum berakhir, dan berharap agar semua pihak tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Hingga 6 Mei 2021, Indonesia mengumumkan 5.647 kasus baru Covid-19 pada Kamis, sehingga total kasus seluruhnya menjadi 1.697.305 orang.

Menurut data yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19, kasus sembuh bertambah 5.440 menjadi 1.552.532 orang.

Indonesia juga melaporkan 147 pasien meninggal akibat infeksi SARS-Cov-2, sehingga total kasus kematian menjadi 46.496 orang.

Provinsi yang mencatat kasus tertinggi dalam 24 jam terakhir yakni Jawa Barat sebanyak 1.038 kasus, Jakarta sebanyak 905 kasus, dan Riau sebanyak 520 kasus.

Sedangkan terkait progres vaksinasi Covid-19, sebanyak 12,9 juta orang telah menerima dosis pertama dan 8,3 juta di antaranya telah menerima dosis kedua.

Meski demikian, angka vaksinasi pada penduduk lanjut usia masih tergolong rendah yakni 12,3 persen.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın