Hayati Nupus
12 Maret 2020•Update: 13 Maret 2020
JAKARTA
Gempa bumi tektonik berkekuatan M 5,1 mengguncang wilayah selatan Pulau Jawa, hari ini, pukul 15.03 WIB.
Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan pusat gempa berada di laut pada jarak 113 km sebelah barat daya Kota Pacitan, Jawa Timur, di kedalaman 53 km.
“Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Pacitan, Ponorogo, Tulungagung, Bantul, Klaten, Wonosari dan Yogyakarta dalam skala intensitas II-III MMI,” ujar Daryono, Kamis, dalam keterangannya.
Guncangan gempa, lanjut Daryono, juga terasa hingga Cilacap, Trenggalek, dan Purworejo, dengan skala lebih lemah.
Hingga saat ini, kata Daryono, belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa tersebut.
Gempa juga tak berpotensi tsunami, imbuh Daryono.
Daryono mengatakan bahwa gempa tersebut terjadi akibat aktivitas sesar lempeng Indo-Australia yang menghujam ke bawah lempeng Eurasia.
Lokasi ini, ujar Daryono, dekat dengan sumber gempa besar yang mengguncang sekaligus merusak Pulau Jawa pada 27 September 1937.
Saat itu, katat Daryono, gempa dengan kekuatan M 7,2 dan skala intensitas guncangan hingga VII-IX mengakibatkan sekitar 2.200 rumah roboh.