Nicky Aulia Widadio
04 Juni 2020•Update: 05 Juni 2020
JAKARTA
Gempa bumi berkekuatan M 7,1 mengguncang wilayah barat laut Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara pada Kamis pukul 15.49 WIB.
Pusat gempa berada pada kedalaman 112 kilometer, dengan jarak 89 kilometer barat laut Daruba.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono melalui keterangan pers, Kamis.
Gempa terasa hingga skala MMI (Modified Mercalli Intensity) IV di Morotai, dimana gempa dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang.
Guncangan juga terasa pada skala MMI II hingga III di Manado, Bitung, Minahasa, Ternate, Sitaro, Tahuna, Talaud, dan Bolaang Mongondow.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” lanjut Rahmat.
Hingga berita ini ditulis, BMKG menyatakan belum ada aktivitas gempa susulan yang terjadi.
Masyarakat diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa sebelum kembali ke dalam rumah atau bangunan.
Menurut Rahmat, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktifitas subduksi Lempeng Laut Filipina.