Hayati Nupus
19 Maret 2020•Update: 19 Maret 2020
JAKARTA
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan hingga hari ini pukul 15.00 WIB tercatat ada 17 gempa susulan, setelah gempa bumi berkekuatan M 6,3 mengguncang sebelah selatan Bali.
Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan gempa pertama yang mengguncang pada pukul 00.45 WIB itu terasa kencang dengan skala IV MMI di seluruh Bali dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.
“Gempa dirasakan cukup kuat hingga menyebabkan jendela dan pintu berderik,” ujar Daryono, Kamis, dalam keterangannya.
Pusat gempa terletak di laut pada jarak 305 km arah selatan Kota Denpasar, Bali, dengan kedalaman 10 km.
Guncangan keras juga terasa di Sumbawa Barat dan bagian selatan Jawa Timur dengan skala intensitas III MMI.
Daryono mengatakan gempa itu dipicu oleh adanya aktivitas patahan di zona Palung Jawa.
Di wilayah ini pernah terjadi gempa besar dengan kekuatan M 6,0 pada 9 Jun 2016, M 5,3 pada 17 Maret 2017 dan M 5,1 pada 9 Juni 2019.
“Zona ini patut diwaspadai dan tidak boleh diabaikan, karena sumber gempa ini mampu memicu gempa besar dengan mekanisme turun sehingga dapat menjadi generator tsunami,” kata Daryono.