15 Agustus 2017•Update: 15 Agustus 2017
Erric Permana
JAKARTA
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto meminta semua pihak untuk ikut mengamankan serta menghormati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke 72 pada 17 Agustus mendatang.
“Kita minta bangsa Indonesia pada peringatan 17 Agustus ini kan suatu hal yang positif untuk membangkitkan kembali semangat kebangsaan kita, peringatan ini kan juga satu proses pewarisan generasi yang dulu kepada kita. Ini suatu yang sakral sekali kan,” ujar Menkopolhukam Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Menurut dia Bangsa Indonesia harus menghormati para pejuang kemerdekaan yang memerdekakan Indonesia pada masa penjajahan. Dia pun percaya masyarakat akan tersentuh dengan peringatan HUT kemerdekaan nanti.
Mengenai adanya ancaman terorisme di media sosial jelang agustus mendatang, Wiranto memastikan para oknum tersebut merupakan penghianat bangsa.
“Ada yang mengacau berarti itu penghianat. Menghianati pengorbanan pejuang,” tegasnya.
Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memastikan Polri akan terus melakukan antisipasi terkait adanya ancaman terror jelang HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.
“Kita tidak pernah berhenti untuk antisipasi untuk hal hal yang mengancam keamanan negara, apapun itu,” ujar Syafruddin.
Kata dia, diperlukan stabilitas keamanan pada HUT Kemerdekaan nanti.
Beberapa waktu ini telah beredar pesan melalui aplikasi chat Whatsapp terkait adanya rencana serangan terorisme pada 17 Agustus. Dalam pesan seruan aksi teror disebut-sebut berasal dari kelompok Anshor Daullah dan aksi seruan dikirim oleh 2 akun bernama Amir Syam dan Haidar Al-jihad.
Dalam pesan itu juga kelompok terror menargetkan anggota TNI yang bergerombol. Selain seruan untuk melakukan aksi terror disisipkan cara pembuatan bom sederhana.