Aydoğan Kalabalık
31 Januari 2018•Update: 31 Januari 2018
Aydoğan Kalabalık
KAIRO
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Musa Mustafa Musa, kepala Partai Al-Ghad yang liberal, akan bersaing dalam pemilihan presiden Mesir pada Maret nanti.
Komisi elektoral Mesir dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu mengatakan al-Sisi memperoleh dukungan dari 549 anggota parlemen dan Musa mendapatkan 20.
Menurut hukum elektoral Mesir, pada kandidat harus menggalang dukungan dari setidaknya 20 anggota parlemen atau 25.000 pemilih terdaftar.
Dalam sebuah langkah yang mengejutkan pada Minggu, Musa mengumumkan niatnya untuk menjadi calon presiden dalam pemilihan presiden ketiga yang digelar di Mesir sejak gerakan massal pada 2011 yang menggusur Presiden Hosni Mobarak dari kursinya setelah menjabat selama tiga dekade.
Pekan lalu, al-Sisi, yang menjabat sejak 2014, menjadi kandidat pertama yang mendaftar secara formal untuk pemilu ini.
Pemungutan suara pemilu Mesir dijadwalkan pada 26 hingga 28 Maret.
Al-Sisi adalah mantan Menteri Pertahanan Mesir dan menjadi salah satu figur utama dalam kudeta militer 2013 yang menggulingkan mantan Presiden Mohamed Morsi, presiden pilihan rakyat pertama di Mesir dan pemimpin Ikhwanul Muslimin.