20 Oktober 2017•Update: 21 Oktober 2017
Abdullah Yıldiz
KIRŞEHİR
Mahasiswa anggota organisasi kepemudaan PKK dikirim ke İzmir untuk membakar hutan dan melemparkan bom suara ke hotel-hotel di daerah pariwisata Aegean, Turki.
Temuan itu didapat Direktorat Departemen Keamanan Anti Terorisme Daerah usai menangkap mahasiswa berinisial O.S di kota Adana.
Dalam interogasi, O.S mengaku tengah menempuh studi di Universitas Kirsehir dan masuk organisasi kepemudaan PKK setelah melalui beberapa proses.
Awalnya, kata O.S, dirinya bertemu dengan pria berinisial M.A.B yang merupakan pengurus PKK.
Setelah itu, M.A.B membawa OS ke Istanbul untuk mengikuti pelatihan dan kegiatan organisasi.
Setelah para pemimpin PKK yakin bahwa O.S mampu melakukan aksi teror dengan sendirinya, pemimpin PKK mengirimnya ke İzmir pada saat musim panas kemarin. Dia pun ikut aktif dalam organisasi kepemudaan PKK di Izmir.
O.S mengatakan berpartisipasi dalam kegiatan ilegal organisasi di İzmir dengan mengikuti kegiatan partai HDP. O.S dipilih PKK guna melakukan aksi yang akan menimbulkan kekacauan.
Para pemimpin PKK memilih kota İzmir, Aydın dan Manisa sebagai daerah target aksi mereka. O.S menjalankan misi "membakar hutan Aegea" dan "melemparkan bom suara di hotel-hotel daerah wisata".
Namun saat melakukan pengintaian di perhutanan kota Aydın, O.S tertangkap sebelum sempat menuntaskan aksinya.