Adam Kakho, Levent Tok, Esref Musa, Salih Ibicioglu dan Burak Karacaoglu
13 Maret 2018•Update: 13 Maret 2018
Adam Kakho, Levent Tok, Esref Musa, Salih Ibicioglu dan Burak Karacaoglu
AFRIN / ANKARA
Angkatan Bersenjata Turki dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) Senin kembali membebaskan 12 desa dari teroris YPG / PKK-Daesh dalam Operasi Ranting Zaitun di wilayah Afrin barat laut Suriah.
Menurut koresponden Agency Anadolu di lapangan, desa Bassselhaya di pusat distrik Afrin, Iskan di kota Jinderes, dan Qizilbasha dan Kutanli di Bulbul sudah bersih dari teroris YPG/PKK-Daesh.
Sebelumnya pada hari itu juga, delapan desa - Jalama, Habol, Barlana, Al Qarah, Zindakan, Qila, Kumush Burj, dan Qibar – juga telah terlebih dahulu dibersihkan dari kelompok teroris.
Sejak Turki meluncurkan Operasi Ranting Zaitun, militer Turki dan FSA telah membebaskan total 201 lokasi, termasuk lima pusat kota, 163 desa, 33 gunung dan bukit strategis, dan satu basis YPG/PKK.
Menurut Bekir Bozdag, wakil perdana menteri dan juru bicara pemerintah, operasi tersebut telah membebaskan total 1.102 kilometer persegi dari pendudukan teroris.
Pada 20 Januari lalu, Turki meluncurkan Operation Olive Branch untuk membersihkan teroris YPG / PKK-Daesh dari Afrin.
Menurut Staf Umum Turki, operasi itu bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, sekaligus melindungi orang-orang Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas wilayah Suriah, katanya.
Militer juga mengatakan bahwa hanya target teror yang dihancurkan dan pihaknya akan memberi "perhatian sepenuhnya" untuk menghindari korban warga sipil.