Erric Permana
28 Mei 2018•Update: 29 Mei 2018
Erric Permana
JAKARTA
Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah India akan melakukan pembaharuan kerja sama di bidang pertahanan.
Penandatanganan ini akan dilakukan saat pertemuan bilateral antara Presiden RI Joko Widodo dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada 30 Mei.
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan pembaharuan kerja sama itu sudah memasuki tahap finalisasi. Namun Menteri Retno enggan merinci lebih jauh.
“Semuanya sedang kita coba selesaikan. Jadi saya gak sampaikan sekarang karena semuanya dalam persiapan tahap akhir,” ujar Menteri Retno kepada Anadolu Agency di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Menteri Retno menerangkan kunjungan PM India ke Indonesia adalah hal yang sangat strategis karena negeri tersebut merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Asia.
“Dia merupakan salah satu mitra penting kita di Asia ya, baik dari segi ekonomi maupun segi geopolitik dan geostrategisnya,” kata Menteri Retno.
Apalagi, kata Menteri Retno, nilai perdagangan India dengan Indonesia terus meningkat.
Berdasarkan catatan Kementerian Luar Negeri, nilai perdagangan pada tahun 2017 lalu mencapai USD18,7 miliar.
Kunjungan wisawatan India ke Indonesia juga meningkat jadi 28,8 persen pada 2017 atau sekitar 500 ribu wisatawan.
“Indikator itu menebalkan posisi kita, bahwa India salah satu mitra utama kita di Asia,” tegas Menteri Retno.