23 Oktober 2017•Update: 24 Oktober 2017
GAZA, Palestina
Kelompok perlawanan Palestina (Hamas) menolak laporan adanya ketegangan dengan Qatar.
Sebelumnya media lokal mengutip pernyataan pemimpin Hamas Yahya al-Sinwar yang mengatakan hubungan Hamas dengan Qatar meruncing, pekan lalu.
Dalam pernyataannya, Hamas menegaskan tuduhan tersebut tidak benar.
Pernyataan tersebut menginformasikan bahwa al-Sinwar "tidak menyebutkan bahwa Qatar menentang rekonsiliasi Palestina atau merasa tidak puas dengan kesepakatan antara Hamas dan Mesir".
Hamas terus menjaga hubungan kuat dengan Qatar, yang menjadi tuan rumah sejumlah pemimpin Hamas, termasuk mantan kepala biro politik Khaled Meshaal.
Qatar diblokade oleh Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Bahrain yang memutus hubungan diplomatik dengan Doha pada Juni. Empat negara tersebut menuduh Qatar mendukung terorisme.
Qatar menolak tuduhan tersebut dan berpendapat blokade melanggar hukum internasional.
Dilaporkan oleh Nour Abu Aisha; Ditulis oleh Mahmoud Barakat