Muhammad Abdullah Azzam
30 Mei 2018•Update: 31 Mei 2018
Murat Paksoy
ISTANBUL
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkomunikasi dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin melalui telepon, Selasa.
Menurut informasi yang diperoleh dari kantor kepresidenan Turki, pembicaraan melalu telepon pada Selasa membahas isu Suriah serta hubungan kedua negara, terutama ekonomi dan energi.
Kedua pemimpin itu saling menekankan bahwa pihak rezim Assad dan oposisi harus sama-sama bersikap hati-hati dalam menjaga keberlangsungan dan kelancaran solusi politik dalam naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam perbincangan tersebut juga ditekankan pentingnya menjaga integritas teritorial Suriah.
Presiden Erdogan mengungkapkan bahwa organisasi teroris PYD/YPG dan kelompok teroris di bawah kendali organiasi teror tersebut seharusnya tak boleh ada dalam proses politik tersebut.
Selain itu, kedua pemimpin menyatakan bahwa Suriah seharusnya bukan menjadi tempat konflik antara Iran dan Israel.
Erdogan dan Putin juga menyepakati pentingnya menggunakan uang lokal dalam hubungan bilateral yang semakin berkembang.