Erric Permana
31 Oktober 2018•Update: 31 Oktober 2018
Erric Permana
JAKARTA
Badan SAR Nasional mengaku telah menemukan 54 identitas korban pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat.
Deputi Operasi Basarnas Nugroho Budi Wiryanto mengatakan kartu identitas tersebut milik 18 korban perempuan dan 34 korban laki-laki.
"Kita mendapatkan serpihan dan barang milik korban, kartu identitas dan sebagainya," ujar Nugroho, Selasa, di Jakarta.
Sejak Selasa malam, kata dia, Basarnas juga telah mengumpulkan 13 kantong jenazah berisi potongan tubuh korban yang ditemukan di perairan Tanjung Karawang.
Dengan kantong jenazah lain yang berisi puing-puing pesawat, "Ada 37 kantong jenazah yang sudah dikirim ke DVI," tambah dia.
Untuk pencarian yang akan dilakukan pada hari ini, Basarnas akan memperluas pencarian di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT610 dari radius pencarian sebelumnya 10 mil laut menjadi 15 mil laut.
"Kita all out, tak tanggung kita mengeluarkan daya upaya yang kita miliki kita juga bersinergi dengan potensi lain," kata Nugroho.
Pencarian hari ketiga juga akan melibatkan 30 kapal dari banyak unsur serta empat kapal yang menggunakan sonar untuk mencari badan pesawat.
"Kita optimalkan penyelaman," kata dia.
Pesawat terbang Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang hilang kontak pada Senin pukul 06.33 WIB dan diperkirakan jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Jawa Barat.
Pesawat membawa 189 orang penumpang yang terdiri dari 181 penumpang dan delapan kru, menurut rilis resmi dari Lion Air.