Muhammad Abdullah Azzam
15 Desember 2020•Update: 16 Desember 2020
Tuba Sahin
ANKARA
Produksi industri Turki meningkat sebesar 10,2 persen secara bulanan pada Oktober dan 3,4 persen secara tahunan, menurut data resmi yang dirilis pada Senin.
Indeks manufaktur mengalami kenaikan tertinggi sebesar 11 persen secara tahun-ke-tahun (yoy) di antara bidang industri lainnya, ungkap Institut Statistik Turki (TurkStat) dalam sebuah pernyataan.
Indeks suplai listrik, gas, uap, dan AC naik 5,5 persen, sedangkan indeks sektor pertambangan dan penggalian naik 0,4 persen pada periode yang sama.
Sejumlah ekonom, yang disurvei oleh Anadolu Agency pada Rabu lalu, memproyeksikan indeks produksi industri negara itu akan naik 8 persen pada Oktober setiap tahun.
Dalam skala bulanan, hasil industri Turki juga meningkat pada Oktober dan menunjukkan kenaikan 1,1 persen.
Di antara semua subsektor dari sektor industri musiman dan yang disesuaikan dengan kalender, manufaktur adalah satu-satunya subsektor yang mengalami pemulihan bulan ke bulan di bulan Oktober, naik 1,4 persen.
Indeks pasokan listrik, gas, uap dan AC turun 2,5 persen dibandingkan dari September.
Indeks pertambangan dan penggalian turun 0,6 persen di periode yang sama.
Mengomentari laporan tersebut, Menteri Industri dan Teknologi Turki Mustafa Varank mengatakan negaranya menunjukkan prospek terkuat di antara negara-negara lain terkait data pada Oktober.
"Dalam periode mendatang, kami memperkirakan perlambatan produksi industri karena gelombang kedua pandemi dan penurunan pertumbuhan kredit," tulis Varank di Twitter.
Negara ini menargetkan untuk memperluas produksi bernilai tambah melalui percepatan transformasi teknologi dan digital, tutur dia.
“Untuk mencapai tujuan tersebut, kami akan memperkuat stabilitas keuangan dengan lebih meningkatkan prediktabilitas dengan koordinasi yang kuat dalam pengelolaan ekonomi,” pungkas Varank.