Iqbal Musyaffa
26 Oktober 2017•Update: 26 Oktober 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Dalam mengikuti perkembangan ekonomi digital yang terus tumbuh, pendiri Gojek Nadiem Makarim menilai investasi pengembangan sumber daya manusia harus terfokus pada empat hal.
Keempat hal tersebut antara lain penguasaan bahasa Inggris, pemrograman dan koding komputer, pelatihan dan mentoring, serta statistik data dan psikologi.
“Melalui penguasaan bahasa Inggris, rakyat Indonesia akan memiliki kemampuan berkomunikasi secara internasional,” ujar Nadiem dalam seminar ekonomi digital di Jakarta, Kamis.
Perkembangan ekonomi digital saat ini membuat dunia semakin tanpa batas sehingga kemampuan berbahasa inggris harus mulai dikembangkan sejak pendidikan dasar di Indonesia.
Nantinya, kata Nadiem, masyarakat dapat mengembangkan diri dan belajar secara mandiri melalui berbagai sumber informasi.
Selanjutnya, pelatihan pemrograman dan koding komputer menjadi penting agar masyarakat memiliki pemaparan awal soal bahasa pemrograman dan penalaran, serta dapat mengembangkan spesialisasi dan ketrampilan yang dapat langsung diterapkan.
Selain itu, Nadiem juga mengatakan perlu banyak pakar dan praktisi global berpengalaman yanga dapat memberikan pelatihan bagi generasi muda Indonesia. “Pendidikan vokasi berorientasi kerja juga menjadi hal penting lainnya yang harus dikembangkan,” lanjut dia.
Lebih lanjut, terkait pemahaman statistik dan pengembangan psikologi, menurut Nadiem, akan membuat masyarakat terbiasa berpikir berdasarkan data dan landasan yang jelas.
“Selain itu juga dapat memiliki jiwa kepemimpinan yang piawai mengelola sumber daya manusia dengan skala dan informasi yang ada sebagai landasan kebijakan,” tambah dia.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Presiden nomor 74 tahun 2017 tentang sistem perdagangan nasional berbasis elektronik.
Salah satu hal yang menjadi fokus dalam Perpres itu adalah upaya penciptaan sumber daya manusia yang berkualitas. “Di perguruan tinggi perlu ada jurusan ekonomi digital untuk mengubah pertumbuhan bangsa ke arah digital,” ujar Rudi.