Megiza Soeharto Asmail
15 Oktober 2018•Update: 16 Oktober 2018
Megiza Asmail
JAKARTA
Pemerintah mencatat nilai ekspor Indonesia pada September mencapai USD14,82 miliar, turun 6,55 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Menurut Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Yunita Rusanti, nilai ekspor pada Agustus mencapai USD15,87 miliar.
“Penurunan ekspor ini disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas,” kata Yunita dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Namun demikian, Yunita mengatakan bila dibandingkan dengan September 2017, nilai ekspor tahun ini meningkat 1,7 persen.
BPS mencatat ekspor nonmigas pada September menurun 5,67 persen menjadi USD13,62 miliar dibanding bulan lalu.
Secara kumulatif, kata Yunita, nilai ekspor Indonesia Januari–September 2018 mencapai USD134,99 miliar atau meningkat 9,41 persen dibanding periode yang sama tahun 2017.
BPS mencatat ekspor nonmigas sepanjang 2018 mencapai USD122,31 miliar atau meningkat 9,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, kata dia.
Menurut Yunita, ekspor migas menurun 15,81 persen sepanjang 2018 dari USD1.434,6 juta menjadi USD1.207,8 juta pada tahun lalu, tambah dia.
Dari sisi volume, kata Yunita, ekspor Indonesia pada September 2018 meningkat 2,40 persen dibanding Agustus 2018.