İqbal Musyaffa
05 Oktober 2018•Update: 06 Oktober 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Bank Indonesia menyebut bahwa optimisme konsumen meningkat pada September 2018 dibandingkan dengan survei pada bulan sebelumnya.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman dalam keterangan resmi, Jumat, mengatakan peningkatan optimisme tersebut tercermin pada Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan September sebesar 122,4, lebih tinggi dibandingkan dengan 121,6 pada bulan sebelumnya.
“Meningkatnya keyakinan konsumen didorong oleh membaiknya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini, terutama persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja,” ujar Agusman mengacu pada survei konsumen.
Ketersediaan lapangan kerja yang mendorong perbaikan persepsi konsumen menurut dia, karena adanya pembukaan lowongan pegawai yang cukup banyak pada September 2018.
“Selain itu, keyakinan konsumen untuk melakukan pembelian barang tahan lama (durable goods) meningkat,” imbuh dia.
Agusman menambahkan keyakinan konsumen juga ditopang oleh ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan seiring membaiknya ekspektasi terhadap penghasilan yang diterima dan ketersediaan lapangan kerja pada 6 bulan yang akan datang.
Sementara itu, hasil survei juga menunjukkan bahwa konsumen memperkirakan tekanan kenaikan harga pada 3 bulan mendatang (Desember 2018) lebih tinggi dari bulan sebelumnya.
Hal ini tercermin pada Indeks Ekspektasi Harga (IEH) 3 bulan mendatang sebesar 177,1, lebih tinggi dibandingkan dengan 172,6 pada bulan sebelumnya.
“Peningkatan tersebut seiring dengan tingginya permintaan terhadap barang dan jasa pada periode Natal dan Tahun Baru,” jelas dia.