Dandy Koswaraputra
05 Oktober 2018•Update: 06 Oktober 2018
Hamdi Yildiz
BAGHDAD
Irak mengecam keras serangan Kamis oleh kelompok teror PKK di provinsi Batman, Turki, di mana delapan tentara Turki menjadi martir.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ahmed Mahjoub mengatakan Irak menentang teror dan kekerasan dengan alasan apa pun.
Dia menambahkan bahwa Irak bersolidaritas dengan negara tetangga Turki dalam menjaga keamanan dan stabilitas.
Para teroris PKK meledakkan alat peledak rakitan sebagai kendaraan militer lapis baja yang dilalui, menewaskan delapan tentara dan melukai satu orang.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye teror melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - telah bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak.