Rhany Chairunissa Rufinaldo
16 Mei 2019•Update: 16 Mei 2019
Burak Karacaoglu dan Esref Musa
IDLIB
Serangan udara pasukan rezim Bashar al-Assad menewaskan dua warga sipil dan melukai 11 lainnya di daerah pedesaan provinsi Idlib, Suriah, pada Rabu, kata badan pertahanan sipil White Helmets.
White Helmets mengatakan serangan udara rezim menargetkan Maarat Al-Numan, Saraqib dan al-Kabinah, al-Habit dan desa Sheikh Mustafa yang termasuk dalam zona de-eskalasi di Idlib.
Pada hari yang sama, serangan pasukan Assad dan sekutunya juga menewaskan tiga warga sipil dan melukai 20 lainnya di kota Aleppo.
Serangan roket dan mortir, termasuk yang dilakukan oleh sekutu asing yang didukung Iran, menargetkan distrik Kfar Dael di Aleppo barat pada waktu sahur.
Saat ini, sekitar 1,5 juta orang tinggal di Idlib. Setengahnya adalah pengungsi dari daerah lain di Suriah.
Turki memegang 12 titik pengamatan gencatan senjata di zona de-eskalasi Idlib, sesuai kerangka kerja Perjanjian Astana, sementara Rusia memiliki 10 pos.
Rezim Assad telah mengabaikan perjanjian dan terus-menerus menyerang zona de-eskalasi Idlib.
Pada September lalu, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.