Ilker Girit
21 November 2017•Update: 21 November 2017
Ilker Girit
ISTANBUL, Turki
UNICEF pada Senin mengatakan hingga 180 juta anak-anak di seluruh dunia hidup dalam kondisi di mana masa depan mereka terancam lebih buruk dibandingkan orang tua mereka.
Analisis UNICEF itu dirilis bertepatan dengan Hari Anak Dunia, yang menandai tanggal pengesahan Konvensi Hak Anak.
Satu dari 12 anak di 37 negara "terancam hidup dalam kemiskinan, putus sekolah, atau tewas dengan mengenaskan". Laporan UNICEF itu mengatakan anak-anak di negara-negara itu 20 tahun lalu bahkan memiliki prospek hidup lebih baik.
"Walaupun generasi terakhir melihat kemajuan pesat dalam standar hidup untuk sebagian besar anak-anak di dunia, faktanya adalah masih terdapat minoritas yang terlupakan dan tidak menikmati kemajuan itu - dan itu bukan salah mereka," kata Laurence Chandy, Direktur Data, Riset dan Kebijakan UNICEF.
Analisis itu juga mengatakan jumlah kematian tragis bagi anak-anak di bawah usia 19 tahun di tujuh negara semakin meningkat, dan jumlah anak-anak yang mendaftar sekolah dasar menurun di 21 negara karena adanya krisis moneter, pertumbuhan populasi, atau dampak konflik.