Muhammad Abdullah Azzam
07 November 2018•Update: 07 November 2018
Şerife Çetin
BRUSSELS
Uni Eropa memperpanjang masa sanksi yang mengembargo penjualan senjata, larangan berkunjung dan pembekuan aset terhadap pemerintah Venezuela selama setahun karena perkembangan yang terjadi saat ini di negara tersebut.
Melalui sebuah pernyataan tertulis, Dewan Uni Eropa mengumumkan bahwa pihaknya memperpanjang sanksi berupa larangan perjalanan dan pembekuan aset hingga 14 November 2019 kepada 18 pejabat resmi yang melanggar HAM, tidak menghormati aturan hukum dan prinsip-prinsip demokrasi.
Sanksi tersebut dijatuhkan karena pemerintah Venezuela menggunakan senjata dalam menekan kelompok anti pemerintah di dalam negeri.
Pernyataan Uni Eropa tersebut menyebut tujuan sanksi tersebut untuk meningkatkan stabilitas politik di negara itu. Uni Eropa menekankan semua aktor politik perlu berpartisipasi dalam upaya negosiasi mencari solusi yang demokratis.
Lewat pernyataan itu Uni Eropa menggarisbawahi bahwa sanksi tersebut sama sekali tidak menargetkan rakyat Venezuela. Uni Eropa juga membentuk grup perwakilan yang akan mendukung proses pencapaian solusi di sana.