09 Oktober 2017•Update: 10 Oktober 2017
ERBIL
Presiden Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) Masoud Barzani bertemu dengan Wakil Presiden Irak Ayad Allawi dan Osama al-Nujaifi di Sulaimaniyah, Irak, Sabtu.
Menurut pernyataan yang dirilis kantor Barzani, ketiga pimpinan negara tersebut sepakat memulai dialog antara Erbil dan Baghad untuk mengurangi ketegangan pasca pelaksanaan referendum tidak sah.
Pada 25 September, warga yang tinggal di wilayah otonomi KRG dan beberapa wilayah perebutan Baghdad dan Erbil berpartisipasi dalam referendum kemerdekaan.
Mereka juga sepakat untuk berdiskusi dengan agenda terbuka, mencabut sanksi terhadap Erbil, dan menggelar pertemuan antara Erbil dan Baghdad sesegera mungkin.
Menurut KRG, hampir 93 persen suara mendukung kemerdekaan KRG dari Irak.
Referendum tersebut telah mendapat kecaman dari pihak regional maupun internasional, karena dikhawatirkan akan mengganggu perjuangan melawan terorisme dan memicu destabilisasi di kawasan Irak.
Dilaporkan oleh Idris Okuducu; ditulis oleh Ahmet Furkan Mercan