O’Brian Mwiinga
09 Oktober 2017•Update: 10 Oktober 2017
O’Brian Mwiinga
LUSAKA
Sebelas kasus penyakit kolera ditemukan di ibu kota Zambia, Lusaka. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Zambia pada Minggu.
"Pemukiman yang terdampak adalah Mazyopa, Kabanana, Chipata dan desa SOS dimana penduduk tinggal di rumah seadanya dan mengakses air dari lubang bor, termasuk air minum," kata Chitalu Chilufya kepada wartawan.
Dia mengatakan rumah sakit Chipata Level 1 Hospital memiliki pasien kolera terbanyak sejak wabah penyakit itu merebak pada 4 Oktober lalu.
Chilufya mengatakan tersedia tiga lokasi karantina untuk menampung pasien positif kolera. Selain itu, belum terdapat korban jiwa yang dilaporkan terkait wabah kolera.
Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Februari 2011 lalu menemukan korelasi besar antara curah hujan dan wabah penyakit di Lusaka.
Chilufya menambahkan bahwa Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Badan Mitigasi Bencana (DMMU) setempat untuk mencegah wabah itu menyebar keluar Lusaka.
"Tim gabungan antara DMMU dan Kementerian Kesehatan dikirim ke lokasi pemukiman yang terdampak untuk memastikan warga mendapatkan air bersih untuk konsumsi," jelasnya.