17 Agustus 2017•Update: 17 Agustus 2017
Hussein al-Amir dan Ali Jawad
BAGHDAD
Sedikitnya 7 orang tewas ketika Daesh melakukan aksi bom bunuh diri di sebuah pos pemeriksaan militer di Irak utara, Provinsi Saladin, ujar sumber militer.
“Tujuh orang, kebanyakan petugas keamanan, tewas dan sembilan lainnya terluka ketika Daesh memakai bahan peledak untuk menyerang pos pemeriksaan di distrik Baiji, selatan Saladin, "kata Mayor Mayor Yasser al-Tamimi kepada Anadolu Agency.
Menurut Kapten Angkatan Darat Saad Mohamed, bala bantuan militer telah dikerahkan menuju distrik tersebut, di mana militer telah mengumumkan status siaga tinggi dan warga diminta untuk tetap tinggal di rumah.
"Pasukan tentara dan polisi telah menutup seluruh distrik dan personil keamanan memburu militan Daesh yang masih bersembunyi di daerah tersebut," kata Mohamed.
Dalam beberapa pekan terakhir, Daesh kerap melakukan serangan terhadap pasukan keamanan Irak, terutama Hashd al-Shaabi – di mana sebagian besar militan Syiah bergabung ke dalam barisan tentara Irak akhir tahun lalu.
Sebagian besar, serangan tersebut berasal dari sisi timur distrik Al-Shirqat Saladin, yang tetap berada di bawah kendali Daesh.
Setelah berhasil memenangkan pertarungan di sebagian besar Irak pada tahun 2014, Daesh justru kini terpuruk, terutama setelah kehilangan Mosul bulan lalu- benteng terakhir kelompok tersebut di Irak utara.