Sumeyye Dilara Dincer
06 Maret 2025•Update: 12 Maret 2025
ANKARA
Duta Besar Turkiye untuk Jakarta Talip Kucukcan pada Rabu bertemu dengan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin untuk membahas penguatan kerja sama bilateral di bidang pertahanan.
Kucukcan mengatakan bahwa Menhan RI Sjafrie selama ini mereka telah mengikuti perkembangan industri pertahanan di Turkiye dan dia memprioritaskan peningkatan kerja sama antara kedua negara.
Kepada Anadolu, Dubes Turkiye mengatakan selama pertemuan itu pihaknya telah membahas berbagai proyek industri pertahanan yang bisa dikembangkan antara Turkiye dan Indonesia.
Kucukcan menyebut otoritas pertahanan kedua negara telah menandatangani MoU selama pertemuan pertama Dewan Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi yang dihadiri oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan pada 12 Februari di Istana Bogor.
Dia mengatakan bahwa selama pertemuan tersebut, masing-masing pihak juga telah membahas fase-fase implementasi perjanjian dan kemungkinan kontribusi Turkiye terhadap modernisasi inventaris pertahanan tentara Indonesia.
Dubes Turkiye mengungkapkan pertemuan tersebut menfasilitasi penyelenggaraan Forum Bisnis Turkiye-Indonesia, dan perusahaan industri pertahanan Turkiye ASELSAN, HAVELSAN, ROKETSAN, Baykar dan TAIS telah menandatangani perjanjian kerja sama komprehensif dengan mitra mereka di Indonesia, termasuk transfer teknologi dan produksi bersama.
“TUSAS saat ini melanjutkan kegiatan proyeknya dengan mendirikan perusahaan di Bandung," imbuh Kucukcan.
Kucukcan mengungkapkan kepuasannya atas dukungan yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan Turkiye untuk memfasilitasi sektor pertahanan di Indonesia, dan menekankan pentingnya kerja sama antara Universitas Pertahanan Indonesia dan Universitas Pertahanan Nasional Turkiye.
Dubes juga mengatakan bahwa dia akan senang jika anggota militer RI dapat berpartisipasi dalam program pelatihan di Turkiye.
Kucukcan mengungkapkan, Menteri RI tersebut menyatakan akan memantau implementasi "MoU Kerja Sama Strategis Bidang Pertahanan" yang ditandatangani kedua negara.
Dia juga menyampaikan bahwa Sjafrie memastikan akan menghadiri pameran pertahanan "Indo Defense 2025" di Jakarta dan dia akan menyampaikan pidato pada acara peringatan 75 tahun Hubungan Diplomatik Turkiye-Indonesia.
Kucukcan mengatakan bahwa Sjafrie mengikuti dari dekat perkembangan industri pertahanan di Turkiye dan dia sangat mementingkan penguatan kerja sama antara kedua negara dalam masalah pertahanan dan keamanan.