Empat tewas, lebih dari 30 terluka akibat serangan rudal Rusia di Kryvyi Rih, Ukraina
Serangan Rusia menargetkan hotel di kawasan permukiman, kata kepala administrasi militer kota Kryvyi Rih
ISTANBUL
Ukraina pada Kamis mengatakan bahwa sedikitnya empat orang tewas dan lebih dari 30 orang terluka karena serangan rudal Rusia pada Rabu malam di kota Kryvyi Rih di wilayah Dnipropetrovsk.
"Tiga orang tewas di Kryvyi Rih akibat serangan roket tadi malam. Ada 31 orang yang terluka. Salah satunya adalah anak-anak. Sebagian besar korban luka dirawat di rumah sakit. Empat belas orang dalam kondisi serius," kata Gubernur Dnipropetrovsk Serhiy Lysak dalam pernyataan awal di Telegram.
Lysak kemudian melaporkan bahwa jumlah korban tewas meningkat menjadi empat orang setelah seorang pria berusia 43 tahun meninggal karena luka-lukanya.
Oleksandr Vilkul, kepala administrasi militer kota, mengatakan di Telegram bahwa serangan itu menargetkan sebuah hotel di daerah permukiman, dan semua layanan darurat dan kota dikirim ke tempat kejadian.
Upaya pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, kata Vilkul, sambil mencatat bahwa 14 gedung apartemen, dua sekolah, dua taman kanak-kanak, sebuah lembaga budaya, sebuah kantor pos, dan fasilitas bisnis juga rusak selama serangan itu.
“Enam pesawat tanpa awak musuh (Rusia) ditembak jatuh di wilayah tersebut pada malam hari... ancaman serangan rudal dan pesawat tanpa awak tetap ada, jadi patuhi aturan peringatan udara,” tambahnya.
Mengomentari insiden tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa relawan dari sebuah organisasi kemanusiaan telah check in di hotel yang dimaksud tepat sebelum serangan, dan mereka selamat karena mereka berhasil turun dari kamar tepat waktu.
"Tidak boleh ada jeda dalam tekanan terhadap Rusia untuk menghentikan perang dan teror terhadap kehidupan ini," kata Zelenskyy pada X.
Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina mengklaim bahwa dua rudal balistik Iskander-M diluncurkan ke Ukraina semalam, dan pertahanan udara negara itu menembak jatuh 68 dari 112 pesawat tak berawak Rusia.
Pihak berwenang Rusia tidak segera mengomentari serangan itu.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
