Orhan Onur Gemici
18 April 2026•Update: 18 April 2026
Ibu Negara Turkiye Emine Erdogan menghadiri panel tingkat tinggi bertajuk “One Heart for Palestine” dalam Forum Diplomasi Antalya 2026 sebagai bentuk solidaritas internasional terhadap Palestina.
Panel tersebut mempertemukan tokoh politik dan perwakilan organisasi internasional yang menyampaikan dukungan bagi rakyat Palestina. Selain sambutan para peserta, acara juga menayangkan pesan video dari sejarawan Israel Ilan Pappe dari University of Exeter.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, yang dilanjutkan dengan kunjungan Emine Erdogan dan para tamu ke pameran bertema serupa.
Melalui akun NSosyal miliknya, Emine Erdogan menyatakan para peserta berkumpul dalam “suara hati bersama” yang melibatkan pasangan pemimpin, menteri, serta perwakilan internasional dari berbagai negara. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada Palestina dan berharap solidaritas tersebut menghasilkan dampak yang berkelanjutan dan bermakna.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Keluarga dan Layanan Sosial Turkiye Mahinur Ozdemir Goktas serta Menteri Lingkungan Hidup, Urbanisasi, dan Perubahan Iklim Murat Kurum.
Selain itu, Wakil Presiden Pertama Azerbaijan Mehriban Aliyeva juga hadir, bersama pasangan pemimpin dari berbagai negara seperti Republik Turki Siprus Utara, Serbia, dan Bosnia dan Herzegovina.
Duta Besar Palestina untuk Ankara Nasri Abu Jaish serta Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Kekerasan terhadap Anak Najat Maalla M’jid termasuk di antara peserta internasional. Sejumlah mantan pemimpin, seperti Kolinda Grabar-Kitarovic dari Kroasia dan Roza Otunbayeva dari Kirgizstan, juga turut hadir, bersama Leyla Aliyeva, putri Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev.
Forum Diplomasi Antalya yang berlangsung hingga Minggu itu mempertemukan para pemimpin dunia dan pejabat tinggi pemerintahan dalam forum internasional yang berfokus pada pengelolaan ketidakpastian global.
Forum yang digelar di bawah naungan Presiden Recep Tayyip Erdogan dan diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Turkiye tersebut mengusung tema “Mapping Tomorrow, Managing Uncertainties.”
Anadolu menjadi mitra komunikasi global forum tersebut.