Astudestra Ajengrastrı
21 Februari 2018•Update: 21 Februari 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Donald Trump berkata pada Selasa dirinya telah memerintahkan Jaksa Agung Jeff Sessions untuk membuat rancangan undang-undang yang melarang penggunaan modifikasi "bump stock" pada senjata.
Trump menekankan "regulasi genting" ini harus diselesaikan "segera".
Modifikasi bump stock menjadi kontroversi setelah seorang penembak menggunakannya pada senjata untuk memuntahkan ratusan peluru ke arah kerumunan yang hendak menonton konser di Las Vegas, Nevada, pada Oktober 2017 dan menewaskan nyaris 60 orang serta melukai lebih dari 850 lainnya.
Saat ini, bump stock merupakan aksesoris yang dilegalkan di AS. Penggunaan alat ini mengubah senjata semi-otomatis menjadi nyaris-otomatis, sementara penggunaan senjata otomatis sudah dilarang di AS. Seperti namanya, alat ini menambahkan sistem mekanis baru ke dalam senapan. Alat tersebut diletakkan di bahu pengguna, yang membuat deretan peluru langsung maju setiap kali tembakan dilepaskan. Pengguna hanya perlu menahan jarinya di pelatuk, dan alat itu akan secara otomatis mengeluarkan peluru dengan kecepatan seperti senapan mesin.
Trump berkata, proses menentukan apakah modifikasi ini ilegal di bawah hukum AS sudah dimulai sejak Desember.
"Beberapa waktu lalu, saya menandatangani memo yang ditujukan kepada jaksa agung untuk membuat regulasi yang melarang semua alat yang bisa mengubah senjata legal menjadi senapan mesin," kata dia. "Kita bisa berbuat lebih untuk melindungi anak-anak kita."
Arahan dari Trump ini muncul kurang dari seminggu setelah 17 orang tewas dalam penembakan di sekolah menengah di Florida, yang dilakukan oleh pelaku tunggal menggunakan senapan semi-otomatis. Tak seperti di Las Vegas, belum diketahui apakah penembak Florida berusia 19 tahun tersebut menggunakan bump stock untuk menjalankan tindakan tragis tersebut.