Politik, Dunia

Trump dan Ilhan Omar saling tuding dalam sidang Kongres

Presiden Donald Trump meminta anggota Kongres berdiri untuk mendukung kebijakan imigrasi pemerintahannya

Diyar Güldoğan  | 25.02.2026 - Update : 25.02.2026
Trump dan Ilhan Omar saling tuding dalam sidang Kongres

WASHINGTON

Pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di hadapan sidang gabungan Kongres pada Selasa (24/2) diwarnai ketegangan setelah anggota DPR Ilhan Omar meneriakkan tudingan keras terkait kebijakan imigrasi pemerintah.

Dalam momen yang berlangsung panas di ruang sidang, Trump mengkritik legislator Partai Demokrat karena dinilai tidak mendukung penegakan perbatasan dan kebijakan imigrasi yang lebih ketat.

Dalam pidato State of the Union 2026 tersebut, Trump meminta para anggota Kongres berdiri jika menyetujui apa yang ia sebut sebagai “prinsip mendasar” pemerintahannya.

“Salah satu hal hebat tentang pidato kenegaraan adalah memberi kesempatan kepada rakyat Amerika untuk melihat dengan jelas apa yang benar-benar diyakini para wakil mereka,” kata Trump.

“Malam ini, saya mengundang setiap legislator untuk bergabung dengan pemerintahan saya dalam menegaskan kembali prinsip mendasar. Jika Anda setuju dengan pernyataan ini, maka berdirilah dan tunjukkan dukungan Anda. Tugas pertama pemerintah Amerika adalah melindungi warga negara Amerika, bukan imigran ilegal,” ujarnya.

Namun, anggota legislatif dari Partai Demokrat tetap duduk. Trump kemudian merespons dengan nada tajam dari podium.

“Anda seharusnya malu pada diri sendiri karena tidak berdiri. Anda seharusnya malu,” katanya.

Trump juga mendesak Kongres untuk mengakhiri kebijakan yang dikenal sebagai sanctuary city serta menjatuhkan sanksi terhadap pejabat publik yang menghalangi deportasi imigran tidak berdokumen yang dituduh melakukan kejahatan serius.

Saat Trump menyampaikan pernyataannya, Ilhan Omar, anggota DPR dari Minnesota, terdengar meneriakkan protes dari lantai ruang sidang.

Ia berteriak, “Anda membunuh orang Amerika!” dan menambahkan, “Anda telah membunuh orang Amerika!” Omar juga membalas, “Anda yang seharusnya malu!”

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın