Nani Afrida
16 September 2018•Update: 17 September 2018
ANKARA
Setidaknya 12 orang tewas akibat Topan Mangkhut yang melanda Filipina utara dini hari pada Sabtu, kata media setempat.
Francis Tolentino, seorang penasihat Presiden Filipina Rodrigo Duterte, mengatakan 12 orang tewas dan dua lainnya hilang.
Tolentino menambahkan bahwa 87.000 orang telah berhasil dievakuasi ke tempat yang aman.
Menurut Kantor Berita Filipina, Presiden Duterte akan mengunjungi daerah yang terkena dampak segera setelah otoritas bandara memberinya lampu hijau.
Palang Merah Filipina, Sabtu, mengatakan akan mengerahkan tim penyelamat dan bantuan lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Topan itu sedikit melemah karena bergerak ke arah barat-barat laut, menurut Administrasi Atmosfir, Geofisika dan Astronomi Filipina (PAGASA).
"Itu terakhir terlihat pada 160 km barat barat kota Laoag, Ilocos Norte," kata PAGASA seperti dikutip media.