Rhany Chairunissa Rufinaldo
13 Mei 2020•Update: 13 Mei 2020
Enes Canli
TRIPOLI, Libya
Tentara Libya melancarkan serangan udara terhadap kendaraan-kendaraan yang sarat dengan senjata dan amunisi di pangkalan udara Al-Watiya pada Selasa.
Menurut sebuah pernyataan oleh Operasi Gunung Api Kemarahan yang dipimpin pemerintah Libya, sebuah kendaraan militer juga dihantam dalam serangan itu.
Al-Watiya dianggap sebagai pangkalan udara utama di negara itu.
Pangkalan udara tersebut diduduki oleh Haftar, komandan bersenjata yang berbasis di Libya Timur, sejak Agustus 2014.
Milisi Haftar menggunakannya sebagai markas untuk operasi di wilayah-wilayah barat.
Pasukan Haftar melancarkan serangan ke pemerintah Libya sejak April 2019, hingga menewaskan lebih dari 1.000 orang.
Pemerintah Libya kemudian meluncurkan Operasi Badai Perdamaian pada 26 Maret untuk melawan serangan-serangan di ibu kota.
Sejak penggulingan pemerintahan Muammar Khaddafi pada 2011, dua poros kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang mendapat persetujuan PBB dan internasional.