Chandni
29 Januari 2018•Update: 30 Januari 2018
IDLIB
Serangan udara dilaporkan membunuh 14 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, serta melukai 30 orang lainnya di kawasan de-eskalasi Idlib di Suriah, menurut pihak pro-oposisi White Helmets pada Minggu.
Direktur White Helmets mengatakan serangan udara itu dilakukan pesawat tempur Rusia dan Assad.
"Distrik Saraqib, Maarretinuman dan Kafr Nabl menjadi target pesawat rezim Assad dan Rusia. 14 warga sipil tewas dan 30 orang terluka," kata Mustafa Haj Yusuf kepada Anadolu Agency.
"Hari ini kami melihat lebih dari 100 serangan udara di berbagai titik di Idlib," lanjutnya. Yusuf mengatakan pada setiap saat selalu tampak ada pesawat tempur terbang di atas Idlib.
Zona de-eskalasi Idlib menghadapi serangan udara intens selama lebih dari sebulan terakhir.
Lokasi yang terletak di utara Suriah dan dekat perbatasan Turki itu ditetapkan sebagai zona de-eskalasi pada Mei 2017. Wilayah itu dibawah kendali kelompok bersenjata anti-rezim dan sering menghadapi serangan Assad dan Rusia.
Perang sipil di Suriah dimulai ketika rezim Bashar al-Assad mulai menindak keras demonstrasi pro-demokrasi. Ratusan ribu warga sipil menjadi korban konflik itu yang melibatkan pasukan koalisi menyerang oposisi. Jutaan lainnya terpaksa melarikan diri dan mengungsi.